BULUKUMBA, SuaraRepublik — Aktivitas tambang galian C yang diduga beroperasi tanpa izin tak jauh dari kompleks perumahan Polewali, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, mendapat perhatian serius dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba.
Tim Bidang Penataan Lingkungan Hidup DLHK Bulukumba mendatangi lokasi tambang pada Rabu (26/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, petugas menemukan sebuah alat berat jenis excavator serta sejumlah mobil dump truck yang sedang melakukan aktivitas pengangkutan material.
Kabid Pendataan Lingkungan DLHK Bulukumba, Nurdin, mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pertambangan tersebut belum mengantongi izin.“Iya kami meminta untuk aktifitas kegiatan ditambang tersebut berhenti, karena belum memiliki izin,” ujar Nurdin, Kamis (27/8/2026).

“Kami menemukan sejumlah mobil dump truck dan alat berat excavator yang beroperasi di lokasi. Selain belum memiliki izin, aktivitas tersebut juga menimbulkan polusi debu yang mengganggu kenyamanan warga sekitar,” jelasnya.
Karena itu, DLHK Bulukumba meminta agar seluruh aktivitas pertambangan dihentikan sampai persoalan perizinan dan aspek lingkungan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.Sementara itu, Aktivis Komite Konsolidasi Rakyat Bulukumba (KKRB), Arie M Dirgantara mengapresiasi langkah DLHK Bulukumba yang turun langsung ke lokasi dan menghentikan aktivitas tambang yang diduga beroperasi tanpa izin.“Kami mengapresiasi DLHK Bulukumba yang terus aktif menyasar kegiatan tambang tanpa izin yang berpotensi merusak lingkungan dan melakukan pencemaran,” ungkap Arie.
Ia berharap pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah Bulukumba terus dilakukan secara konsisten, terutama terhadap kegiatan yang berada dekat dengan permukiman warga dan berpotensi menimbulkan gangguan lingkungan.
” Kami berharap tim penataan lingkungan DLHK Bulukumba terus menyasar dan mengunjungi titik-titik lokasi yang diduga ada kegiatan tambang ilegal untuk dipastikan status legalitasnya termasuk izin lingkungannya” tutup Arie.










