JAKARTA, SuaraRepublik— Penampakan benda bercahaya yang melintas di langit sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu (16/9/2026) ramai diperbincangkan di media sosial.
Bentuknya yang menyerupai titik cahaya dengan ekor putih membuat sejumlah warga bertanya-tanya mengenai asal benda tersebut.
Pada Kamis (17/9), teka-teki itu mendapat penjelasan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Peneliti Ahli Utama Bidang Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, mengatakan objek tersebut merupakan roket Gravity-1 Y3 yang diluncurkan dari lepas pantai Shanghai, China.“Itu roket Gravity-1 Y3 yang diluncurkan pagi Rabu (16/9) sekitar pukul 05.00 WIB dari lepas pantai Shanghai,” kata Thomas kepada detikcom, Kamis (17/9).
Penampakan benda tersebut dilaporkan terlihat dari sejumlah daerah, antara lain Bogor, Tangerang Selatan, dan Cianjur.
Menurut Thomas, roket tersebut sedang menuju orbit polar untuk menempatkan satelit pada ketinggian sekitar 800 kilometer.
“Dengan orbit polar menuju arah selatan untuk menempatkan satelit pada ketinggian 800 km,” ujarnya.
Mengapa Bisa Terlihat dari Indonesia?
Meski diluncurkan dari China, lintasan roket melewati wilayah Indonesia. Kondisi waktu peluncuran juga membuat benda tersebut dapat terlihat dari permukaan Bumi.
Thomas menjelaskan, roket memperoleh cahaya Matahari pada ketinggian tertentu ketika melintas di atas wilayah Indonesia.
“(Terlihat di Indonesia) karena saat menuju orbit 800 km lintasan dari China melewati wilayah Indonesia,” katanya.Dikutip dari detikcom melaporkan, Gravity-1 Y3 membawa sembilan satelit dalam misi peluncuran tersebut.
Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa aktivitas peluncuran roket dari negara lain dapat terlihat dari Indonesia ketika lintasan dan kondisi pencahayaan memungkinkan.
Sumber: detikcom, BRIN, ANTARA.










