Menu ✖

Mode Gelap
 

Peristiwa

Ngeri! Pemotor di Makassar Kena Busur Saat Melintas di Tengah Tawuran


 Ngeri! Pemotor di Makassar Kena Busur Saat Melintas di Tengah Tawuran Perbesar

MAKASSAR | SuaraRepublik— Malam di Jalan Kakatua 2, Makassar, berubah menjadi ruang berbahaya. Di tengah tawuran antarkelompok, seorang pemotor bernama Fadil yang disebut bukan bagian dari kelompok mana pun justru menjadi korban.

Busur panah melesat dan mengenai matanya ketika ia sedang melintas.

Dikutip dari laporan detikSulsel, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/10/2026). Kanit Reskrim Polsek Mamajang Iptu Uji Mughni mengatakan Fadil kebetulan melintas saat perang kelompok berlangsung.

Baca Artikel:  Technology Awards: 6 Reasons Why They Don't Work & What You Can Do About It
“Korban bukan peserta tawuran, dia kebetulan melintas saat terjadi perang kelompok,” ujar Uji kepada wartawan, seperti diberitakan detikSulsel, Rabu (7/10/2026).

Tawuran itu diduga melibatkan warga dari wilayah Mamajang dan Tamalate. Hingga laporan tersebut diterbitkan, polisi belum mengamankan pelaku yang melepaskan busur dan masih melakukan penyelidikan.

Yang membuat kisah ini terasa semakin getir, pemicu bentrokan disebut bermula dari persoalan di sebuah warung bakso.

Menurut informasi awal yang dihimpun polisi dan diberitakan detikSulsel, seorang warga yang selesai makan masih bermain gim ketika orang lain menunggu antrean. Teguran kemudian berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Dari antrean makanan, muncul dendam.

Dari dendam, pecah tawuran.

Dan dari tawuran itu, seorang warga yang hanya ingin pulang harus membawa luka.

Kasus Fadil bukan kejadian tunggal. SulawesiPos, dalam laporan 7 Oktober 2026, mencatat rangkaian tawuran menggunakan busur juga terjadi di sejumlah wilayah Makassar dalam beberapa hari terakhir.

Baca Artikel:  Everything Newlyweds Should Know about Coupling Finances
Kekerasan di jalan akhirnya tidak lagi mengenal siapa yang bertikai dan siapa yang hanya kebetulan lewat.

Bagi pelaku, busur mungkin hanya dilepaskan dalam hitungan detik.

Bagi korban, luka itu bisa tinggal jauh lebih lama. (Red)*

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Flu Burung Hantam Sinjai, 2.303 Unggas Dikabarkan Mati

7 Oktober 2026 - 14:03

Malam Mencekam di Samallangi: Rumah Rumah Pengusaha “Sultan Sidrap” Dilalap Api

30 September 2026 - 07:16

Kericuhan Tallo Memanas: Bentrokan Remaja Berujung Penembakan dan Pembakaran Pos Guard

27 September 2026 - 22:01

Detik-detik Mencekam Evakuasi Remaja Terjebak Arus Sungai Deras di Padang

27 September 2026 - 20:30

TAPAK PELANGI: Cara TK Negeri Pertiwi Bulukumba Ciptakan Ruang Bermain yang Kreatif

25 September 2026 - 05:30

Krisis Air Bersih Ganggu Layanan RSUD Massenrempulu Enrekang, Keluarga Pasien Terpaksa Cari Pasokan Mandiri

22 September 2026 - 17:35

Trending di Peristiwa
Share via
Copy link