BULUKUMBA | SuaraRepublik_Aroma tanah basah di Dusun Bonto Nangka, Desa Malleleng, Kecamatan Kajang, Bulukumba, menyimpan jejak keriuhan yang mendadak lenyap.
Pada Kamis sore pertengahan Oktober 2026, sekitar pukul 16.00 WITA, langkah-langkah tegas personel Polsek Kajang memecah kesunyian kawasan yang berbatasan langsung dengan Dusun Papanjaya, Desa Lembanna tersebut.
Dipimpin langsung oleh Wakapolsek Kajang IPDA Kacong, patroli ini menyisir area yang disinyalir kuat menjadi gelanggang perjudian sabung ayam.Sayang, keriuhan taruhan dan riak sorak penonton telah menguap sebelum aparat tiba di lokasi. Arena tersebut mendadak lengang, meninggalkan lanskap sunyi yang menyisakan tanda tanya.

Di bawah naungan pepohonan kawasan perbatasan tersebut, polisi hanya mendapati sisa-sisa gelanggang—tiang-tiang kayu yang berdiri kaku dan bercak darah ayam yang menyerap ke tanah.
Jejak merah itu menjadi saksi bisu pertarungan taji yang baru saja usai secara tergesa-gesa.Penyisiran ini merupakan bagian dari upaya intensif kepolisian dalam memantau serta memberantas segala bentuk praktik perjudian yang meresahkan warga di wilayah Kecamatan Kajang.
Meski belum ada pelaku yang berhasil diamankan dalam penggerebekan sore itu, Polsek Kajang menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengawasan demi menjaga kondusivitas dan ketertiban masyarakat setempat.











