MAMUJU, SuaraRepublik — Keluhan terkait krisis air bersih di Kepulauan Balabalakang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, disampaikan seorang netizen melalui media sosial Facebook.
Warga di wilayah kepulauan tersebut disebut kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan dasar, termasuk untuk minum dan memasak.
Keluhan itu disampaikan oleh akun Facebook Ikhe Ikhwan melalui sebuah unggahan yang menyoroti kondisi warga di gugusan pulau-pulau kecil terluar Kabupaten Mamuju.
Dalam unggahannya, Ikhe menyebut warga telah mengalami krisis air bersih selama beberapa hari. Bahkan, menurutnya, kondisi tersebut membuat warga kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan minum dan memasak.
“Sudah berhari-hari, warga di Kepulauan Balabalakang krisis air bersih parah. Jangankan untuk mandi, untuk minum dan masak nasi saja sudah habis total,” tulis Ikhe dalam unggahannya.
Ia juga menyinggung terhentinya operasional kapal perintis yang selama ini diharapkan dapat membantu menyuplai air ke wilayah Kepulauan Balabalakang.
Menurut unggahan tersebut, bantuan 30 tandon air dari Pemerintah Kabupaten Mamuju yang disalurkan pada Agustus lalu kini telah habis digunakan.Ikhe menilai bantuan tersebut tidak cukup apabila ratusan kepala keluarga di wilayah kepulauan harus bertahan dalam waktu berbulan-bulan hanya dengan mengandalkan pasokan yang dikirim sekali.
Dalam unggahannya, dia meminta Pemerintah Kabupaten Mamuju menjadikan persoalan air bersih di Balabalakang sebagai agenda prioritas dan segera mengambil langkah untuk memastikan pasokan air kembali tersedia.
Salah satu langkah yang diminta adalah pengoperasian kapal perintis yang dinilai dapat membantu distribusi air bersih ke masyarakat.
Tuai Beragam Komentar
Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam tanggapan dari pengguna Facebook. Sejumlah komentar turut menyoroti perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.
Salah satu netizen menuliskan komentar bernada kritik terhadap pemerintah.
“Duduk manis yang di tahu… Tapi kalau ada maunya…. Biar besar ombak, angin kencang pasti ingat masyarakat .. (pemerintah gercep kalau ada maunya).”
Komentar tersebut merupakan pendapat pribadi pengguna media sosial dan tidak serta-merta merepresentasikan kondisi atau sikap seluruh masyarakat Kepulauan Balabalakang.
Menunggu Respons Pemkab MamujuKeluhan mengenai krisis air bersih ini perlu mendapat perhatian karena air merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Terlebih, Kepulauan Balabalakang merupakan wilayah kepulauan yang memiliki tantangan distribusi logistik dari daratan.Hingga berita ini disusun, informasi mengenai kondisi terkini ketersediaan air bersih, jumlah warga yang terdampak, serta status operasional kapal perintis tersebut tetap membuka ruang klarifikasi dari Pemerintah Kabupaten Mamuju dan pihak terkait.











