Menu ✖

Mode Gelap
 

Breaking News

Dikirimi Hadiah, Warga Gowa Malah Kehilangan Rp900 Juta


 Dikirimi Hadiah, Warga Gowa Malah Kehilangan Rp900 Juta Perbesar

GOWA | SuaraRepublik— Penipuan itu tidak datang dengan wajah yang menakutkan.

Ia datang lewat WhatsApp.Dimulai dengan percakapan. Kemudian hadiah. Lalu janji keuntungan.

Seorang warga Gowa berinisial AM akhirnya kehilangan sekitar Rp900 juta hanya dalam satu hari setelah terjebak sindikat penipuan online dengan modus investasi dan situs phishing.

Baca Artikel:  Sudah Ditegur DLHK, Limbah Dapur SPPG Bontobangun Diduga Masih Bau, Aktivis Desak BGN Bertindak
Kasus tersebut diungkap IDN Times Sulsel dalam laporan 7 Oktober 2026.

Menurut laporan tersebut, pelaku terlebih dahulu membangun komunikasi intens dengan korban melalui WhatsApp. Korban bahkan dikirimi paket hadiah berupa holder telepon seluler sebanyak tiga kali.

Setelah kepercayaan terbentuk, korban dimasukkan ke grup WhatsApp dan diarahkan mengisi data pada sebuah situs.

Baca Artikel:  Tingkatkan Keselamatan Kerja, Puluhan PMI di Sarawak Malaysia Dilatih Padamkan Kebakaran
Kemudian datanglah tawaran investasi.

Awalnya korban diminta melakukan top-up sebesar Rp500 ribu. Setelah itu, nominal yang diminta terus meningkat.

Dalam tekanan pelaku, korban mencari pinjaman, menjual emas, hingga menggadaikan rumah.

Dalam satu hari, uang sekitar Rp900 juta habis.

Baca Artikel:  Kejar Pelaku hingga Lintas Provinsi, Sekjend LPBB Apresiasi Kinerja Pidum Polres Bulukumba
Kuasa hukum korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polresta Gowa. Polisi membenarkan laporan dan menyatakan penyelidikan tengah dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan pelaku.

 

IDN Times juga melaporkan bahwa korban mengalami trauma berat.

Ada sesuatu yang mengerikan dari penipuan digital semacam ini.

Pelaku tidak perlu datang mengetuk pintu.

Tidak perlu mengancam dengan senjata di depan mata.

Cukup dengan layar ponsel, kata-kata yang dirancang meyakinkan, dan rasa percaya yang dibangun perlahan.

Uang kemudian berpindah.

Dalam kasus ini, bahkan rumah ikut menjadi taruhan.

Di dunia digital, jebakan tidak selalu terlihat seperti jebakan.

Baca Artikel:  JWI Bulukumba Ucapkan HUT TNI ke-81, Andi Parman: TNI Kebanggaan dan Pemersatu Rakyat
Kadang ia datang dengan ucapan selamat. Kadang berupa hadiah. Kadang dibungkus sebagai peluang menjadi kaya.

Dan ketika korban sadar, semuanya sudah terlambat.

Rp900 juta hilang dalam satu hari.

Yang tersisa bukan hanya kerugian finansial, tetapi pertanyaan panjang: bagaimana mungkin semua itu terjadi begitu cepat? (Red)*

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Kabar Duka, Polisi di Aceh yang Bangun Empat Rumah untuk Fakir Miskin Meninggal Dunia

7 Oktober 2026 - 14:51

Netizen Jadi Hakim? DePA-RI Ingatkan Bahaya Pengadilan di Medsos

7 Oktober 2026 - 14:19

Asap Tebal Kepung Runway, Bandara Sam Ratulangi Manado Tutup Sementara

7 Oktober 2026 - 14:11

Tingkatkan Keselamatan Kerja, Puluhan PMI di Sarawak Malaysia Dilatih Padamkan Kebakaran

7 Oktober 2026 - 12:51

Aktivis Minta Dapur SPPG Bontobangun Dihentikan Jika IPAL Tak Diperbaiki

7 Oktober 2026 - 12:39

Dugaan Solar Subsidi Dialihkan ke Alat Berat, LIPAN Desak BPH Migas dan Instansi Terkait Turun Lapangan

6 Oktober 2026 - 08:35

Trending di Breaking News
Share via
Copy link